Pandemi Covid-19 membuat teknologi memiliki banyak kemajuan. Pandemi membuat banyak hal berubah, salah satunya dalam hal teknologi e-commerce yang semakin populer. Kalangan UMKM dipaksa untuk lebih melek teknologi yang berkecimpung di dunia digital agar bisnis tetap bisa berjalan di masa pandemi. Pemerintah kabupaten / kota untuk melek teknologi agar terbiasa terutama di masa pandemi ini.Pandemi juga pengungsi percepatan di sektor pendidikan. Pembelajaran sekolah jarak jauh anak-anak dengan dibantu orang tua untuk akrab dengan internet. Oleh sebab itu, akses internet dan teknologi di Indonesia belum merata di semua wilayah. Beberapa anak di berbagai daerah di Indonesia tidak dapat mengakses internet dengan mudah. Mereka harus bersusah payah mencari tempat yang dapat menjangkau internet agar depat melaksanakan sekolah.
Masalah ini muncul dan membuat pemerintah untuk melakukan pemerataan akses internet ke seluruh wilayah. Apabila anak-anak yang sama sekali tidak dapat melakukan akses internet maka dengan mudah terdaftar tugas sekolah secara offline. Penyebaran Covid-19 yang belum berhenti ini mengacu pada acuan agar akses internet dan teknologi dapat lebih merata ke seluruh penjuru Indonesia.
Teknologi yang juga berkembang pesat di masa pendemi ini adalah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan robot yang telah berjalan selama lebih dari enam bulan ini. Dengan adanya peraturan pemerintah dalam pengawasan jarak atau PSBB untuk mencegah penyebaran Covid-19 maka banyak startup dan periset mencoba bermacam cara untuk berinovasi membuat robot bisa mengurangi kontak dengan sesama manusia. Teknologi yang memiliki kegunaan 'tanpa sentuh' kini sudah mulai banyak digunakan khususnya di tempat umum.
Penggunaan robot di masa pandemi semakin masif untuk berbagai keperluan membantu manusia. Salah satu contoh adalah robot yang digunakan untuk menyemprotkan desinfektan di ruangan. Robot digunakan untuk membantu merawat kondisi pasien. Teknologi Artificial Intelligence pun kian banyak digunakan di masa pandemi. Kecerdasan buatan dipakai untuk membantu banyak hal seperti mendiagnosa penyakit dan membantu menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan pandemi.
Dilansir dari Republika.co.id, Asosiasi Internet of Things Indonesia memperkirakan teknologi 5G akan segera hadir seusai pendemi berlalu. Meski belum jelas pandemi kapan berakhir dan persiapan infrastruktur 5G di Indonesia, teknologi ini banyak sekali yang bisa dimanfaatkan. Miliki kecepatan hingga 100 kali lipat dengan 4G, teknologi 5G dapat bekerja jauh lebih efisien dan kompeten.
Teknologi ini juga dapat digunakan dibidang sektor pertanian hingga pertambangan yang dilakukan jarak jauh. Dengan adanya perkembangan teknologi dan masyarakat dapat terbiasa menggunakan teknologi tersebut maka akan lebih mudah dalam menjalani pekerjaan jauh.